Thursday, July 26, 2012
cerita yang harus diakhir TIBA-TIBA (ALFABETA)
membekas kerguaan yang mengikis segala harapanbintang bertaburan menghiasi kehampaan langitterasa sesak menusuk di ruang-ruang kebadianjanji manis yang tersimpan di sela-sela hidupkini sirna dan membekas di hamparan bebantuan nafas....
kulihat sosok beta yang sungguh lelah
suara berat menciptakan rasa resah dalam benakku
aku terdiam di tengah hamparan padang rumput yang tertutup bayangan malam
suara malam membekas setiap pikiran yang rapuh
aku mencoba merima setiap ucapan yang beta ucap kali ini
hingga aku menyadari betapun tak berada disampingku
tergambar kesedihan terkam dalam gulungan ombak yang merjang hamparan pasir
....
aku masih mencoba mencari sebuah kebenaran
masih mencoba berpikir panjang untuk bertahan disini
.......
sesaat suara beta mulai merasukiku kembali
"alf.... bukan jarak yang membuat kita berpisah bukan waktu yang membuat semua ini tiada tapi karena kita saling mencintai dan takdir yang membuat kita jauh"
air mata pun jatuh mendorong segala emosinya
terasa jantung ini berhetik beberapa detik
tak kurasan saraf-saraf yang menjerat setiap selsel kehidupanku
...
aku tak mampu aku bertahan
mengungkap segala ucap
terdiam
terkurung dalam ruang dan waktu ucapan
dan aku hanya bisa diam tanpa menarik segala bentuk rasa dari beta
apakah ini sebuah perasaan hancur sebuah kesedihan atau sebuah akhir dari perang
yang tak berakhir tanpa sebuah kemerdekaan
....
kenapa?!!
apakah dia tak bahagian ketika bersamaku?
atau dia hanya terpaksa ketika bersamaku?
atau memang benar-benar di atak mencitaiku setulus aku mencintainnya?!
"karena kita saling mencintai dan takdirlah yang membuah kita jauh"
!!!!!TAKDIR!!!!
hanya sebuah alasan klasik tetang takdir
terasa memaksakan kehendak
bahwa beta bukan TUHANKU
bukan termasuk TUHANKU!!!!!
......
aku menoleh
kulihat beta dari kejauhan
dia pun terpaku melihatku disana
aku berteriak
"KAU BUKAN TUHANKU!!!!" KAU BUKAN TUHANKU BETA!!!! KAU TAK BERHAK BERKATA TAKDIR DIDEPANKU!!!
aku terus berteriak, terus berteriak hingga suara ini mencekik tak mampu keluar di sela-sela rongga mulutku
lindah ini terasa kelu
beta hanya memandang sambil dibanjiri tangis yang tak terbendung
"KAU TAK BERHAK BETA!!! KAU TAK BERHAK!!!!!!
aku jatuh di hamparan padang rumput yang tersapu oleh angin laut
tetesan air mata mebasahi rumput
aku terus berteriak sambil menahan segala kepedihan dihati
.....
kau putri raja yang selalu memberi petisi untukkuaku pun seperti matahari yang selalu memberi cahaya bagi kehidupanudara yang memberi setiap nafas di setiap ronga-ronga paruparu kehidupanseperti air yang memberi keseimbangandetak jantung dan nadi-nadi yang mengalir di setiap aku melangkah aku berlariTAPI kau hanya sesosok manusia wanita biasadan bukanlah TUHAN yang BERHAK merubah segala TAKDIRKU
aku berhak dicintai dan mencintai tapi aku tak berhak memaksakan cinta dan kau pun tak berhak mengatas namakan cinta sebagai TUHANMU
(alba&beta) bersambung ???
the door project ( bagian yang hilang )
Friday, July 20, 2012
Setan-setan dibelenggu di bulan Ramadhan
Tuesday, December 7, 2010
A SHORT LOVE STORY IN STOP MOTION by Carlos Lascano
A SHORT LOVE STORY IN STOP MOTION from Carlos Lascano on Vimeo.
Thursday, July 29, 2010
DUELPAST 1 THX
indahnya pantai di JOGJA!!!! PANTAI sebelah mata....

Friday, July 16, 2010
..juru kunci????duelpast.....
Tuesday, May 4, 2010
Friday, April 30, 2010
mimpi itu
....terhalang waktu...
Tuesday, February 16, 2010
soup tahu goreng ala wansatu
Sunday, February 7, 2010
lagu sahabat Viky Sianipar Feat. Ihsan Akbar
amarah ku ( dulu ) design
Friday, January 22, 2010
seni itu hitam
Thursday, January 21, 2010
3 jiwa (10 lebih 10 )
Tuesday, January 19, 2010
photo jadul!!!!



Thursday, January 7, 2010
Hidup adalah Pilihan serta Pria itu ternyata pasangan yg baik

Ada 2 bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar,aku ingin menjejakkan akarku dalam2 di tanah ini dan menjulangkan tunas2ku diatas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari dan kelembutan embun pagi di pucuk2 daunku"...Dan bibit itupun tumbuh,makin menjulang...
Bibit yang kedua berguman..."Aku takut,jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini,aku tak tahu apa yang akan kutemui dibawah sana.Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas,bukankah nanti keindahan tunas2ku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak.Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka,dan siput2 mencoba untuk memakannya? Dan pasti jika aku tumbuh dan merekah,semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak! Akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman"...Dan bibit itupun menunggu dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian seekor ayam mengais tanah itu,menemukan bibit yang kedua tadi dan menaploknya segera.
Memang selalu ada saja pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon2 yang harus kita jalani. Namun seringkali kita berada dalam kepesimisan,kengerian,keraguan,kebimbangan2 yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan2 untuk tak mau melangkah,tak mau menatap hidup.
Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah..Dan karena hidup adalah pilihan,maka pilihlah dengan bijak...

Jika kamu memperlakukannya dengan baik,
lama2 kamu akan jatuh cinta padanya.
Jika tidak, kamu tidak akan tahu
Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu
sedang mencoba untuk tampil lebih cantik sebagai pendampingnya.
Jika tidak, dia bilang kamu sudah cantik dan natural
Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu
pasangan yg cocok untuk sharing.
Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu memang selalu berpikir dulu
sebelum bicara
Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan
bilang kamu wanita yg selama ini dia cari.
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang kamu pasti punya sisi yang dia
enggak punya
Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.
Jika kamu mencintainya, dia akan bertaruh dengan nyawanya untuk
mencintaimu
Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang
kita coba cari jalan keluarnya. Jika tidak, dia bilang sudah sepenuh
hati mempercayaimu
Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang selalu perhatian padanya.
Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia sangat menyayangimu
Jika kamu langgar janji kamu, dia bilang kamu pasti tidak akan
mengulanginya.
Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.
Jika kamu merokok, dia bilang kamu seksi.
Tapi kalo dia yang merokok, itu sudah biasa
Jika kamu menyakitinya, kamu akan diingatkan:
Tuhan bisa menciptakan HAWA saja atau ADAM saja.
Tapi DIA menciptakan keduanya...Berpasan gan...
Untuk TIDAK saling menyakiti dan melecehkan.. .
Tapi Untuk saling MENYAYANGI, dan saling MENCINTAI
Belajar Untuk Mencintai
sempurna...
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu
tertarik,
Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan,Itupun
adaah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
Bahkan dengan segala kekurangannya,
Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun
apapun yang terjadi,
Itu adalah pilihan.
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang
lain
Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada
pasanganmu
Dan tetap memilih untuk mencintainya,
Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai
kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan.
Pilihan yang kita lakukan.
Berbicara tentang pasangan jiwa,Ada suatu kutipan dari
film yang Mungkin
sangat tepat :
"Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap
bergantung pada kita bagaimana membuat
semuanya berhasil"
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang
Yang diciptakan hanya untukmu.
Tetapi tetap berpulang padamu
Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya,
atau tidak...
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
Adalah pilihan yang harus kita lakukan.
Kita ada di dunia bukan untuk mencari
seseorang yang sempurna untuk dicintai
TETAPI untuk belajar mencintai orang yang
benarkah pria seperti ini?
Ketika seorang pria diputuskan oleh pasangannya, biasanya ia akan sesumbar: Biar saja, life still goes on. Caranya? 26% pria yang mengisi survei online Men’s Health melakukannya dengan minum-minum bersama teman-temannya. 36% pria akan menatap mantan pacarnya, tersenyum, dan mengucapkan terimakasih. Faktanya, kedua hal tersebut dilakukan pria untuk menutup-nutupi perasaannya. Ini adalah reaksi yang alamiah; gender pria dikondisikan masyarakat untuk tidak gampang menunjukkan perasaan, apalagi perasaan yang membuatnya terlihat lebih lemah. Namun represi ini juga berakibat sulitnya menghilangkan perasaan terluka, marah, atau sedih dari dirinya. Sebaliknya, wanita yang putus cinta biasanya langsung menangis (atau mengekspresikan emosinya) saat itu juga, dan wanita juga cenderung lebih to-the-point ketika mengakhiri hubungan cinta. Akhirnya mereka akan lebih cepat menghilangkan perasaan-perasaan negatif itu dibandingkan pria.
Pria Punya Lebih Sedikit Teman Curhat.
Salah satu alasan mengapa wanita lebih cepat pulih dari penderitaan pasca putus cinta daripada pria adalah karena wanita memiliki lebih banyak teman yang bisa diandalkan untuk bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa pria mengandalkan hubungan cinta untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan sosial, sementara wanita bisa mendapatkan hal yang sama dengan keluarga dan teman sesama wanita. Begitu wanita mengalami putus cinta, ia akan bercerita kepada siapa saja, kalau perlu kepada orang yang tidak dikenal yang duduk di sebelahnya di bis umum, agar perasaannya bisa lebih enak. Pria, di sisi lain, cenderung lebih enggan membuka diri untuk soal ini. Mungkin baru beberapa bulan kemudian, ketika dalam keadaan setengah teler, baru ia berani bercerita kepada teman-teman prianya mengenai betapa inginnya ia kembali lagi dengan si mantan.
Pria Tidak Suka Memulai Dari Awal Lagi.
Setelah putus cinta, pada awalnya pria mungkin akan merasa semangat membayangkan wanita-wanita yang akan ia kencani di masa depan. Namun setelah kencan yang keempat, kesembilan, atau ketigabelas kalinya, barulah ia sadar kalau dibutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang untuk sampai pada tingkat keintiman yang pernah ia alami bersama mantannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mampu menyesuaikan diri ketika hubungan berakhir karena sebelumnya mereka sudah memikirkan adanya kemungkinan itu, sementara pria biasanya lebih tidak siap dengan putus cinta. Perasaan nyaman secara emosional membuat pria merasa beruntung bisa memiliki seseorang seperti dia. Sayangnya, hal ini seringkali baru disadari ketika si dia sudah berubah status menjadi mantan pacar.
Gambaran Pacaran Pria Yang (Terlalu) Ideal.
Banyak kasus putus cinta merupakan reaksi sesaat atas apa yang dirasa sebagai kebosanan; bosan dengan aktivitas, pembicaraan, dan pertengkaran yang itu-itu saja. Kalau kembali melajang, pria mungkin merasa ia akan menjalani hidup yang lebih menarik; tanpa komitmen, bebas pergi ke mana saja, dan bebas bergaul dengan wanita-wanita yang bisa dijadikan pacar baru. Barulah ketika benar-benar melajang ia sadar bahwa hidupnya tidak menjadi seperti itu, bahkan sekarang waktunya tersita oleh pekerjaan. Ia pun kembali merindukan keintiman yang dia alami pada masa pacaran dulu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tinggi skornya daripada pria dalam hal keintiman sosial, seksual, dan intelektual. Dan biasanya wanita juga lebih cepat menyadari bahwa keintiman adalah dasar dari hubungan yang tahan lama, dan bukannya sekedar variasi aktivitas.
Pria dan Air Mata
Sosoknya yang tegar, kuat dan begitu tangguh di hadapan saya menangis. Tak pernah saya melihatnya begitu rapuh. Ada sakit terdalam yang tak bisa ia obati hanya dengan diam atau tegar. Teramat menyesakkan, hingga bulir air matanya jatuh juga. Sepuasnya dia mencoba mengobati luka batinnya, wajah tegarnya yang lelah menahan beban menyandar ke dada saya, mata tajamnya yang selalu saya lihat penuh dengan semangat, meredup..dibasahi mata air yang membuncah keluar tak terkendali. Saya menguatkannya..'menangislah sayang, agar kamu lega'.
Pria saya bukan sedang mengiba cinta atau haus dibelai, dia sedang penat. Butuh pegangan baginya menyandarkan diri, dan sayalah tempat paling tepat untuknya bersandar. Dia bisa juga lemah, tak tangguh, dan label 'super' pada dirinya bisa juga luntur. Melihatnya menangis, membuat saya memahaminya. Bahwa dia sedang meminta..'tolonglah, pahami saya'. Bahwa tak selamanya saya bisa egois saat kami mulai mendebatkan suatu masalah, bahwa dia butuh kepercayaan kuat dari saya dan bukan malah menyudutkannya.
Pria saya sama seperti juga pria-pria lainnya di berbagai belahan dunia manapun. Makhluk bernama pria yang diciptakan memiliki sembilan logika dan satu perasaan. Itulah kenapa laki-laki selalu mengandalkan logikanya dalam menyelesaikan masalah.
Seperti rumah joglo, begitulah pria diibaratkan. Punya satu tiang soko guru dan ribuan batu bata, tapi jika satu tiang soko guru itu tercerabut, maka seluruh bangunan itu akan runtuh.
Dan saat wanita menangis?..itu sih wajar. Karena wanita selalu mengandalkan rasa. Sebuah bentuk pelampiasan emosi a la wanita. Wanita menangis belum tentu dinilai cengeng, sedang pria menangis, meski hanya menitikkan setetes air mata tetap saja dinilai 'cengeng'..terdengar tak adil, tapi begitulah realitanya. Wanita 'halal' menangis, dan pria 'haram' menangis.
Saya lalu mencoba mencari jawab atas tangis pria saya..
Saya pikir tangisan pria saya adalah buah dari emansipasi yang didengung-dengungkan sejak jaman Kartini hingga sekarang. Bahwa meski tak kasat mata, bukan hanya wanita yang ingin sejajar dengan pria. Pun, pria saya dan kebanyakan pria ingin setara dengan wanita, rela menanggalkan separuh citra dirinya yang kekar dan maskulin menjadi sedikit feminin. Lagi-lagi karena emansipasi, kini, mereka, para pria-pria itu berubah menjadi pribadi yang halus tapi tegar, pasif namun agresif, dan akrab tapi tetap menjaga jarak. Pria-pria yang berubah jadi lembut dan ekspresif.
Hebatnya, saat memaknai tangisan pria saya ini, saya malah mendapati pengakuan dari seseorang tentang pria-pria yang juga memiliki siklus layaknya wanita.
Bahwa siklus pria dimulai dari tanggal 17 sampai 23 per bulan, dimana saat-saat itu pria tengah dalam puncak kelelahan dan keletihan atau dalam istilah psikologinya, 'burn out'.
Jadi, jangan pernah ganggu priamu di rentang waktu itu, nanti dia akan menangis sejadi-jadinya..;)
Lalu, masih tetap mencari jawab kenapa pria-pria itu menangis..saya mencoba menyibak akal pikiran terdalamnya. Bahwa akal ternyata menjadi penentu pria-pria ini menangis. Kenapa?..karena saat air matanya berderai-derai, itu tanda, bahwa dia sesungguhnya telah lelah berpikir. Akalnya sedang tak mampu diajak kompromi, dan lalu terjadilah, logikanya kalah telak oleh rasa.
Tangisannya adalah kelegaannya bahwa saya masih ada untuknya. Bahwa, seburuk apapun hidup dan kehidupan kami, saya akan tetap berada di sampingnya, mencoba tegar untuknya. Bahwa saya tak boleh lemah, karena tolol saja jika saat pria saya butuh dikuatkan malah saya melemah. Bahwa saat pria saya sedih, hanya sayalah tempat penghiburannya. Bahwa saat dia menangis, label 'egois' dalam diri saya mendadak ikutan luruh.
dan menangislah, bila harus menangis..
satu lagi,
keluarkanlah air matamu hanya pada saat yang tepat!..
That's my advice for you, man ;)
http://ngerumpi.com/











